LIKUIDASI PERSEKUTUAN

Likuidasi adalah tindakan untuk membubarkan, menutup dan menghentikan semua kegiatan dari suatu perusahaan dan membereskannya serta membagi-bagikan aktiva tersebut kepada pihak kreditur dan pemegang saham.
Sebab² likuidasi :
1. persekutuan mengalami kerugian
2. Sewaktu-waktu kehendak RUPS
3. Jangka waktu berdiri persekutuan sudah berakhir
4. Berdasarkan penetapan pengadilan
5. Sebagai akibat merger / konsolidasi persekutuan

PROSES LIKUIDASI PERSEKUTUAN
1. Menghitung L/R persekutuan sampai saat likuidasi. L/R tsb dibagi kpd para sekutu sesuai dgn metode pembagian L/R yg disepakati.
2. Menjual/merealisasi aktiva selain kas (mencairkan aktiva selain kas menjadi kas). Apabila realisasi aktiva selain kas tidak sama dgn nilai bukunya, maka L/R realisasinya dibagi kpd para sekutu sesuai dgn metode pembagian L/R yg disepakati.
3. Melunasi hutang kepada pihak ketiga. Apabila ada utang kepada sekutu, maka pembayaran utang kpd sekutu dilakukan bersama-sama dgn pengembalian modalnya.
4. Membagi sisa kas yg ada kpd para sekutu, sesuai dgn perjanjian persekutuan.

PENGGOLONGAN LIKUIDASI
1. Likuidasi sederhana / Likuidasi Tunggal ( Simple liquidation)
Terjadi apabila proses likuidasi relatif cepat. Likuidasi yg proses pembagian kasnya hanya sekali saja, yaitu setelah semua aktiva non kas terealisasi menjadi kas dan setelah utang kpd pikah ketiga lunas.Modal bersih sekutu adl modal sekutu setelah diperhitungkan dgn utang piutang kpd persekutuan.
2. Likuidasi Berangsur / Likuidasi Bertahap (Installment Liquidation)
Terjadi apabila proses likuidasi relatuf lama. Likuidasi yg membagian kas nya tidak menunggu sampai dgn realisasi aktiva non kas menjadi kas selesai. Pembagian kas dilakukan secara berangsur sesuai dgn jumlah uang yg tersedia.

Ada 2 metode menentukan besarnya kas yg akan dibagikan dlm likuidasi berangsur :
1. Metode perhitungan pembagian kas
Perhitungan pembagian kas dilakukann setelah pelunasan utang kpd pihak ketiga & dilakukan setiap persekutuan akan membagi kas.
Prosedur pembagian kas sbb:
a. Menghitung saldo modal bersih masing² sekutu saat akan membagi kas
b. Menghitung rugi potensial maksimal
c. Membagi rugi potensial
d. Menghitung saldo modal bersih masing² sekutu setelah diperhitungkan dgn rugi potensial. Jumlah modal bersih setelah diperhitungkan dgn rugi potensial akan sll sama dgn jumlah kas yg dibagi. Apabila saldo modal bersih setelah dikurangi rugi potensial bersaldo negatif, mk saldo tsb ditutup dgn saldo modal sekutu lain yang positif, begitu seterusnya.

2. Metode program distribusi kas
Dalam metode ini setiap melakukan pembagian kas dilakukan sesuai dgn program/rencana yg telah dibuat.
Prosedur penyusunan progran distribusi kas sbb :
a. Menghitung modal bersih masing² sekutu saat dinyatakan dlm likuidasi.
b. Menghitung kemampuan masing² sekutu untuk menanggung rugi persekutuan. Kemampuan masing² sekutu adalah sama dgn saldo modal bersih dibagi dgnrasio L/R
c. Menyusun urutan/ranking kemampuan masing² sekutu di dalam menanggung rugi & menghitung selisih antar ranking tersebut.
d. Menyusun urutan prioritas pembagian kas & besarnya bagian kas masing² sekutu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s